Serambi Seribu Serbi

space disewakan

SERIBU MASJID SATU JUMLAHNYA-NEW TAHAJJUD CINTA SEORANG HAMBA




oleh EMHA AINUN NADJIB
Bahkan seribu masjid, sejuta masjid
Niscaya hanya satu belaka jumlahnya
Sebab tujuh samudera gerakan sejarah
Bergetar dalam satu ukhuwwah Islamiyyah

Dalam buku ini, pembaca akan mendapati ungkapan cinta seorang manusia kepada sesamanya dan Penciptanya. Meskipun tetap dengan nada yang kadang menusuk tajam—karena sarat kritik atas kehidupan sosial kita yang pincang—kelima puluh proisi yang tampil di sini mencuatkan kepekaan dan kedalaman pemikiran seorang seniman dalam menangkap ayat-ayat Tuhan.
49.000

[Read More...]


Buku Sejarah Umat Islam Prof. Dr. Buya Hamka



Buku Sejarah Umat Islam mengupas tentang kejayaan yang pernah dilalui umat Islam selama beberapa dekade hingga kejatuhannya dalam genggaman para penguasa Islam yang lemah dan zalim. Layaknya sebuah drama buku ini juga memuat tentang berbagai intrik politik dan kekuasaan serta permusuhan dan perpecahan di kalangan umat Islam termasuk berbagai konspirasi dan kedok dari pihak luar untuk menjatuhkan dan menggulingkan pemerintahan Islam seperti terjadinya Perang Salib di dunia dan pendudukan bangsa-bangsa Eropa seperti Inggris Portugis Spanyol dan Prancis atas negeri-negeri Islam tidak terkecuali juga penjajahan yang berlangsung di negeri kita tercinta Indonesia
Rp. 230.000
Tebalnya segepok kandel
[Read More...]


Buku Diskon Bulan April



Salam. Tak terasa udah sebulan tidak memperbarui katalog buku dimari, mungkin tak perlu dijelaskan penyebabnya apa? karena itu akan membuat penulis mengarang beribu- ribu alasan untuk berbohong hehe skip, yaps sebelum masuk ke katalogisasi kami perkenalkan website display kami, siapa tau ada yang pingin lihat koleksi buku- buku baru kami di www.bebookone.com mampir ya.  

Katalog:
  1. A Syafi'i Maarif, Islam dalam Bingkai ke Indonesiaan dan Kemanusiaan (Sebuah Refleksi Sejarah), Mizan, Rp 69.000 Rp 60.000
  2. Irene Dea Collie, Mitologi Cina, Oncor Semesta Ilmu, 120 hlm, Rp 35.000 Rp 28.000
  3. Everly Wolfson, Mitologi Romawi, Oncor Semesta Ilmu, 119 hlm, Rp 35.000 Rp 28.000
  4. Don Nardo, Mitologi Mesir, Oncor Semesta Ilmu, 124 hlm, Rp 35.000 Rp 28.000
  5. Michael A. Schuman, Mitologi Aztec, Oncor Semesta Ilmu, 118 hlm, Rp 35.000 Rp 28.000
  6. Budiono Heru S, Mitologi Jawa, -, 

    ± 120 hlm, 

    Rp 30.000
  7. Emha Ainun Najib, Sedangkan Tuhan pun Cemburu, Rp 74.000 Rp 54.000
  8. Emha Ainun Najib, Sedangkan Tuhan pun Cemburu, edisi biasa Rp 74.000 Rp 44.000
  9. Emha yg lain masih banyak judulnya
  10. Arbi Sanit, Badai Revolusi
  11. Islam Kiri jalan Menuju Revolusi Nasional Ecopras  Insist 44.000
  12. buku- buku Resist belum nyempetin nulis, mau tinggal kontak aja ya
  13. The Litle Red Book Leadership Screts of Mao Tse Tsung? Memahami Konsep Dasar Mao Tse Tsung dalam Mewujudkan Cina Modern Rp 35.000
  14. Pijar- Pijar Pemikiran Grams A. Pozzdini Rp 35.000
Tunggu penyempurnaan selanjutnya, semoga sempet
[Read More...]


Pramoedya Ananta Toer | Rivew Rumah Kaca dan Harga di Toko Buku Online



Banyak yang mengagumi karya Pram. yang keempat yaitu "Rumah Kaca", bahkan Dunia juga mengakui karya mbah PAT itu. Diantaranya diterbitkan tahun 1997 dengan judul House of Glass, House of Glass Hard Cover, diterbitkan William Morrow & Company, Het glazen huis bahasa Belanda, Diterbitkan lagi di Belanda tahun 1988 oleh Unieboek/ Het Wereldvenster.


Klimaks dari perjalanan tokoh utama Minke yang bergelar "Raden Mas", tokoh utama bisa disimpulkan selalu berjuang dengan tulisan- tulisannya dalam memperjuangkan hak para pribumi. Namun dibuku keepat ini tokoh utama sedikit tergeser dengat munculnya Pangemann, siapa dia? (baca aja dulu bukunya hehe).

Pramoedya selalu menuangkan realita sejarah dalam novel- novelnya, penuh konflik, menegangkan bercapur penghianatan. Ada istilah menarik dalam buku ini "Pemburu menjadi yang diburu" temukan jawabannya di buku ini ^^. Masih kentara sekali rakyat dalam novel ini dikendaikan oleh kaum kolonialisme (Pangembann). Selalu ada dari tahun- ketahun penghianat negara bertopeng berwujud apapun, Waspadalah !!!. Sangat asik sekali dibaca bagi anda yang suka plot cerita yang jauh dari kata konvensional.


"Rumah Kaca" terhitung sebagai buku terberat dari segi isi, pembaca dipaksa untuk mengubah daya pandang, taka da lagi romantisme. Akan ada ditangan pembaca aura ambisius. Bosan? Bisa jadi, rasa bosan pembaca nantinya akan terobati dengan munculnya fakta-fakta dibalik kisah di tiga buku sebelumnya. Layak sekali Pram. Mendapat Nobel Dunia.

Pramoedya yang berkelahiran Blora tanggal 6 Februari 1925, telah menghasilkan lebih dari 50 karya tulis yang diterjemahkan ke dalam lebih dari 41 bahasa asing. Sekilas tentang Pak Pram, beliau pernah aktif di LEKRA (Lembaga Kebudayaan Rakyat), lembaga afiliasi partai komunis. Gestapu membawanya ke pengasingan Pulau Buru, dan ditahan selama 14 tahun sebagai tahanan politik.
“Semakin tinggi sekolah bukan berarti semakin menghabiskan makanan orang lain. Harus semakin mengenal batas" Pramoedya Ananta Toer, Rumah Kaca. Bagaimana dengan kekinian? semogan ini dibaca para kaum intelek yang salah jalur ^^.

Yang paling tragis adalah tokoh Minke mati menderita. Sebuah potret sejarah dimana bangsa ini memang mudah lupa. Mudah melupakan jasa orang orang yang memberikan jiwa dan raganya untuk kemajuan. Sebuah bangsa yang tak pandai berterima kasih. Terima kasih kepada Paramoedya yang masih mau mengingatkan........  
Akhir kata ini ada beberapa pesan mbah Pram. Dari beberapa bukunya:
  • “Kesenangan adalah tanda bahwa kematian mulai meraba jiwa manusia”. Cerita Dari Blora.
  • “Semua yang terjadi di bawah kolong langit adalah urusan setiap orang yang berpikir”. Anak Semua Bangsa.
  • “Hidup tanpa harapan adalah hidup yang kosong”. Nyanyian Sunyi Seorang Bisu.
  • “Mendapat upah kerena menyenangkan orang lain yang tidak punya persangkutan dengan kata hati sendiri, kan itu dalam seni namanya pelacuran”. Pramoedya Ananta Toer.
  • “Kowé kira, kalo sudah pake pakean Eropa, bersama orang Eropa, bisa sedikit bicara Belanda lantas jadi Eropa- Tetap monyet!”. Pramoedya Ananta Toer.
  • “Selama penderitaan datang dari manusia, dia bukan bencana alam, dia pun pasti bisa dilawan oleh manusia”. Anak Semua Bangsa.
  • “Tak ada satu hal pun tanpa bayang-bayang, kecuali terang itu sendiri”. Anak Semua Bangsa.
  • “Pernah kudengar orang kampung bilang : sebesar-besar ampun adalah yang diminta seorang anak dari ibunya, sebesar-besar dosa adalah dosa anak kepada ibunya”. Anak Semua Bangsa.
  • “Setiap tulisan merupakan dunia tersendiri, yang terapung-apung antara dunia kenyataan dan dunia impian”. Rumah Kaca
  • “Cerita tentang kesenangan selalu tidak menarik. Itu bukan cerita tentang manusia dan kehidupannya , tapi tentang surga, dan jelas tidak terjadi di atas bumi kita ini”. Bumi Manusia.
Buku ini layak dikoleksi dan masuk rak pribadi anda, segera dapatkan buku Pramoedya Ananta Toer “Rumah Kaca” disini. Dengan harga terjangkau. Untuk edisi ori semantara stock habis. Buruan! Fast respon di 085643413091.

Rujukan Tetralogi sebelumnya:







[Read More...]


Anak Semua Bangsa | Pramaodya Ananta Toer | Review dan Jual Buku Online



  Sebagian pembaca menghabiskan waktu 2 minggunya untuk membaca novel edisi kedua dari Tetralogi Buru ini. Memang awalnya seperti perjuangan suruh baca literartur buat nyelesain paper, makalah atau skripsi bagi yang belum terbiasa (lebay banget), lama-kelamaan juga akan mengalir sendiri, apalagi kalau edisi pertamanya belum terbaca. Bisa bikin penasaran sekale? Haha #jayus. Selain itu, banyak sekali pelajaran ‘Cinta Indonesia’ yang membuat kita instropeksi. Banyak hal yang membawa para pembacanya untuk lebih aktif, merasa kurang responsif, apa yang udah lo lakuin disepanjang umurlo ini? ett sadisss #nyepam. Karya apa yang sudah lu torehkan dan berguna bagi sekitar? Seberapa manfaatkah kita bagi sesama?
*masih belum punya bukunya, yuk beli dimari atau langsung hubungi admin di 085643413091


Title          : Anak Semua Bangsa
Author      : Pramoedya Ananta Toer
Page        : 539 pages
Published : Lentera Dipantara
Year         : 2006
Genre       : Fiction, Romance-History
Price        : Rp 37.000 dapatkan disini


Buku Wajib bagi penggiat organisatoris dan para politikus yang masih memiliki nurani”

Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer menggambarkan penderitaan Pribumi (rakyat Jawa; khususnya) dibawah pemerintahan Kolonial yang suka penuh tipu daya, ingin memiliki hak orang lain. Dari sudut pandang tokoh utama didalam novel ini,   jurnalis pribumi yang begitu mengagungkan gaungnya Eropa, kita dapat melihat kembali history bangsa ini, sejauh mana kemajuannya dan seberapa berperannya diri manusia itu sendiri ditengah keberadaannya. Minke begitu terombang-ambing dan meragu, sampai akhirnya kesadarannyalah yang membangunkannya, tak ada kata selain ia harus turun dimedan laga dan memperhatikan bangsanya sendiri.

“Eropa lebih sehasta dari Hindia, mereka bukanlah dewa Neptunus.” Aseeek yang perahu kertas masuk, gegege.

Ketika efek kekaguman akan KeEropeannya habis, betapa terkejutnya Minke  dia ditugaskan Belanda, tibalah saat  penerbitan surat kabar harian itu, tercetak hal yang janggal, berbeda dengan hasil wawancaranya dan tulisan yang sudah Minke kerjakan! Artikel yang berisi tuduhan pada Khouw Ah Soe seorang aktivis pergerakan Tionghoa, yang menuduh dirinya sebagai pelarian. Kejadian ini menyadarkan Minke bahwa Eropanya yang agung tidak selamanya benar. “Eropa sama saja tak lebih darimu, Nak! Hanya unggul hanya di bidang sains dan manajemen diri yang bagus. Tak lebih, “ ujar Nyai kepadanya. “Kalau mereka bisa disewa yang sanggup membayarnya, sekalipun iblis akan menggunakan jasanya”

Di momen dimana Minke diperhadapkan antara kekaguman yang melimpah-limpah pada peradaban Eropa dan kenyataan bangsanya yang masih hijau. Sebagian perjalanannya ke Tulangan Sidoarjo, dimulai dari pertemuannya dengan Khouw Ah Soe, surat- menyuratnya dengan keluarga Dela Croix (Sarah, Miriam, Herbert), teman Eropanya yang liberal, dan nasehat- nasehat Nyai Ontosoroh, guru besar merangkap sebagai mertuanya, sehingga Minke tergugat, tergurah, dan tergugah, bahwa ia tak lebih dari anak semua bangsa dari segala jaman yang harus menulis dalam bahasa bangsanya (Melayu) dan berbuat untuk manusia-manusia bangsanya.

“Semua yang terjadi di bawah kolong langit adalah urusan setiap orang yang berpikir.”
Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namun juga menambah pembaruan di kesusastraan yang minim akan kekuatan membangun. Karena itu hadirnya roman ini memberi bacaan alternatif kepada kita untuk melihat jalan dan gelombang sejarah secara lain dan dari sisinya yang berbeda. Tetralogi ini dibagi dalam empat buku. Dan kami menyediakan keempatnya, bahkan untuk pecinta buku langka masih tersedia keempat serinya, C1 Hasta Mitra, sampul putih. Dibandrol dengan harga Rp 1.500.000 iklan gratis heee. Kembali lagi pembagian ini bisa juga kita artikan sebagai pembelahan pergerakan dalam beberapa fase. Novel kedua Tetralogi Anak Bangsa atau lebih akrab dengan Tetralogi Buru in, adalah periode penjajakan, penelitian atau turun ke bawah mencari serangkaian semangat di lapangan dan daya hidup arus bawah pribumi yang tak kuasa memenangkan diri dari bayangan Eropa dulu, dan tentunya kini juga *anda tahu yang saya maksud ^_^

Segera dapatkan bukunya di Toko Buku Online kami
Regard...

[Read More...]


Kumpulan Resensi dan Harga Terbaik Bumi Manusia di Toko Buku Online



Bumi Manusia? Ya novel ini merupakan buku series 1 dari Tetralogi Buru. Dinamakan demikian karena riwayatnya ditulis P.A.T (Pramodya Ananta Toer)  saat diasingkan di Pulau Buru.

Buku ini membawa kita untuk memahami masa munculnya pemikiran politik etis dan masa awal periode kebangkitan negara ini. Menuju masa pemikiran rasional ke Hindia Belanda. Cikal bakal organisasi modern yang menjadi kelahiran demokrasi Revolusi Prancis.

by Yoga


Paperback, 535 pages
Published 2005 Lentera Dipantara (first published 1975)
ISBN 9799731232 (ISBN13: 9789799731234)
Harga: Rp 37.000 Beli

*dapatkan juga edisi cetakan pertama Hasta Mitra Sampul Putih (Teralogi Buru) pertamanya di 085643413091 tersedia satu set saja

Setelah diterbitkan, Bumi Manusia kemudian dilarang beredar, Yang sebelum itu berhasil mencapai 10 kali cetak ulang dalam setahun pada 1980-1981. Hingga tahun 2005, buku ini telah terbit 33 bahasa. September 2005, buku ini diterbitkan kembali di Indonesia oleh Lentera Dipantarabaginya menulis adalah tugas pribadi dan negara. Pram siap menerima pelbagai konsekueni dan akibat yang ia peroleh. Sudah biasa pada waktu itu karyanya dibuang bahkan dibakar.

Dalam buku ini Pramoedya menunjukkan betapa pentingnya belajar, dengan belajar, dapat mengubah berbagai hal seperti tokok Nyai dalam buku ini, yang tidak bersekolah, dapat menjadi guru dalam arti luas yang luar biasa bagi siswa H.B.S Minke. Bahkan pengetahuan si Nyai didapat dari pengalaman hidup, literatur- literatur buku-buku dan yang lebih penting lagi belajar dari kehidupan sehari-hari, ternyata dan keilmuannya pun lebih luas dari guru-guru sekolah H.B.S.

Source: Yayasan Medayu Agung Surabaya
Gambar diatas merupakan naskah kedua setelah naskah pertama tulisan tangan pak Pram,  proses pengetikannya bergantian bersama teman" dibarak, ada pak Harun Rosiidi, pak Oei Hiem Hwie (pembina Perpustakaan Medayu Agung). Dan gambar diatas masih satu dari beberapa koleksi asli Pramoedya Ananta Toer.

Bagi yang berminat dengan cetakan pertama Tetralogi Buru edisi pertama terbitan Hasta Mitra sampul putih kami juga menyediakan, hanya 1 paket tidak ada yang lain. Cepetan dibeli sebelum diambil duluan dengan Bandrol Rp. 1.500.000

Nah tentu saja untuk buku sekaliber Bumi Manusia ini pasti banyak yang bertanya- tanya mana filmnya? yap dari sumber yang bisa dipercaya  yaitu mas Wiki J sudah milai digarap dari tahun 2004 ole Hatoek Soebroto selaku manager, PT Elang Perkasa yang bekerja sama dengan perusahaan artis senior Dedy Mizwar (Citra Sinema) telah menandatangani kontrak  pembuatan film bersama pihak keluarga PAT tanggal 3 September 2004.

Penulis skenarionya Jujur Prananto (Ada Apa dengan Cinta?) pada tahun 2006 dan disutradarai Garin Nugroho, namun sampai 2014 akhir ini penulis belum pernah menemukan batang hidung dari film tersebut, semoga kalau memang belum kelar proses penggarapnnya, agar segera selesai itu harapannya agar bangsa ini tau perjuangan para pejuang dulunya. Tanpa tendensi, aling- aling ari pihak manapun.

Tentunya ini akan lebih menggemparkan dari film “Supernova” sekedar prediksi J

Untuk pementasan teater dari buku ini sendiri sudah banyak dipentaskan. Mulai dari tahun 2006  serentak di 12 kota, diantaranya Bandung, Semarang, Solo, Jogja, Padang, Lampung dan kota- kota lainnya. Di 2007 juga ada seorang sutradara Wawan Sofwan  yang mementaskannya.


Beberapa Negara yang menerbitkan Bumi Manusia:

·       Bumi Manusia, Hasta Mitra, 1980 (edisi Indonesia)
·       Ren Shi Jian, Beijing Da Xue, 1982 (Beijing, bahasa Tionghoa)
·       Ren Shi Jian, Dou Shi Chu Ban Selangor, 1983 (Malaysia, bahasa Tionghoa)
·       Im Gartender Menschheit, Albert Klutsch-Verlags-Vertrag, 1984 (Belanda)
·       Människans Jord, Fölaget Hjulet, 1986 (Stockholm, Swedia)
·       Ningen No Datchi, Shinkuwara Mekong Published, 1986 (Jepang)
·       Мир человеческий, Radooga Moskwo 1986 (Rusia)
·       CBIT ЛЮДCbKЙ , In Ukrainain, 1986 (Ukraina)
·       Garten Der Menschheit, Rowohlt Taschenbuch Verlag, 1987 (Jerman)
·       Aarde Der Mensen, Unieboek, 1987 (Amsterdam)
·        ?, O Neul Publishing, 1990 (Korea)
·       Människans Jord, Norstedts Förlag AB, 1992 (Stockholm, Swedia)
·       Tierra Humana, Txalaparta, 1995 (Nafarroa, Spanyol)
·       Erbe Einer Versunkenen Welt, Verlag Volt und Welt, 1996 (Jerman)
·       Aarde Der Mensen, Uit Geverij De Geus, 1999 (Breda)
·       This Earth of Mankind, Penguin Book, 2000 (Italia)
·        ?, Livros Quetzal, 2002 (Portugal)
·       This Earth of Mankind, Leopard Förlag, 2002 (Swedia)
·       Bumi Manusia, Radio 68H, 2002 (cerita bersambung di radio)
·        ?, Alfa-Narodna Knjiga, 2003 (edisi Serbian
·       S.A. Qudsi, 2009 (Malayalam-Indian)
·       Terakhir tentunya Bumi Manusia, Lentera                            Dipantara, 2005 (Indonesia)

Untuk data lainnya bisa didapat disumber yang lebih lengkap lainnya

Kredit photo: Yoga
Dapatkan paketan tetralogi versi murahnya disini atau PM langsung kami di 085643413091 dengan harga paket Rp. 135.000. Untuk melihat koleksi lainnya bisa disini

Salam

[Read More...]


 
Return to top of page Copyright © 2013- 2015 | Platinum Theme modification by Alfian Haris