Serambi Seribu Serbi

space disewakan

LIX: Pulpen Terkecil di Dunia 3D Printing Ayo Menggambar di Udara Untuk Membesarkan Dunia Painting





hasil pen LIX plastik warna



alat pendahulunya LIX
LIX Adalah sebuah Pulpen yang mutakhir dan nyeni banget menurut saya. Ditemukannya  pesaing terbaru di bidang 3D - printing genggam . Diluncurkan hanya beberapa jam lalu di Kickstarter , para pengembang mengatakan desain yang super kompak lebih kecil daripada pena lainnya di pasar dan bahkan dapat didukung oleh listrik dari port USB . Setelah mengubahnya pada LIX membutuhkan waktu kurang dari satu menit untuk memanaskan dan Anda siap untuk mulai membuat ilustrasi vertikal dengan LIX. Kamu tahu Tenol sobat,,, metodenya hampir mirip alat itu yah :)

    Pena cetak LIX 3D memiliki fungsi yang sama seperti printer 3D . Meleleh dan mendinginkan plastik berwarna , membiarkan Anda membuat struktur yang kaku dan berdiri bebas . Lix memiliki nozzle panas -end yang kekuatannya dipasok dari port USB 3.0 . The plastik filamen ABS / PLA diperkenalkan pada ekstremitas atas Lix Pen . Filamen berjalan melalui mekanisme dipatenkan saat bergerak melalui pena untuk akhirnya mencapai nozzle panas -end yang mencair dan mendingin ke bawah . Fakta yang menarik alat ini sangat ringan , pena ini dirancang dengan struktur yang dapat dibentuk dalam bentuk apapun yang bisa dibayangkan .

Untuk per- pulpen LIX dari Kickstarter ini dibandro 140 $, terbilang mahal karena pasarannya untuk para pengguna profesional, dan untuk isi ulang filamen plastiknya dibandrol sekitar 10 $ untuk 30 buah dari 10 inch filamen warna yang berbeda, kata Suvorov (Technical Director). "Satu cartridge akan habis untuk beberapa menit," tambahnya -30 buah mungkin hanya memberikan waktu padat sketsa udara sekitar satu jam. 

Cara pakai
 

Pena LIX  memiliki bentuk lebih ramping banyak dan tip lebih halus dibanding perangkat sejenis yang telah kita lihat seperti 3Doodler , meskipun sedikit lebih mahal . Jangan lupa untuk lebih lanjut kunjungi website mereka.

Ayo kapan nyampai di Indonesia?
Jadi gak sabar pingin punya satu... hehe


[Read More...]


Finding The Shrine




Miniatur for Alvandy 

"Setelah mengepung Konstantinopel, Mehmet II dan tujuh puluh orang suci, selama tujuh hari penuh mencari makam Eyup. Akhirnya Aksemsetting berseru,"Berita bagus tentang makam Eyyup, Pangeranku." Lalu, dia mengatakan bahwa dia mulai berdoa kemudian jatuh tertidur. Beberapa orang menafsirkan bahwa tidur itu sebagai tabir sebagai rasa malu akibat ketidakpeduliannya atas makam itu. Tapi beberapa waktu kemudian dia mengangkat kepalanya, matanya tampak merah, keringat mengalir dari keningnya, dan dia berkata kepada Sultan, "Makam Eyyup berada di tempat yang sama ketika aku menghamparkan sajadah untuk shalat."

Setelah mendengar hal ini tiga pelayannya bersama Syaikh dan Sultan mulai menggali. Saat mencapai kedalaman sekitar tiga meter mereke menemukan sebuah batu persegi empat dari granit hijau dengan tulisan khat kufi di atasnya:"I
ni adalah makam Abu Ayub". Mereka mengangkat batu itu dan menemukan di bawahnya mayat Eyup yang dibungkus kain berwarna kekuningan, segar dan awet.

Mereka menggantikan batu persegi empat itu, membentuk gundukan di tanah yang mereka gali dan meletakkan fondasi bangunan makam di tengah-tengah do'a yang dikumandangkan tentara."
#Evliya Celebi in his book: SeyahatName di Istanbul.

[Read More...]


 
Return to top of page Copyright © 2013- 2015 | Platinum Theme modification by Alfian Haris